OFFICE :
021 - 741 80 54

Kredit Pinjaman Dana Tunai Gadai BPKB Mobil Dan Motor

Kredit pinjaman dana tunai gadai BPKB motor dan mobil, BPKB aman, leasing resmi terpercaya, cicilan angsuran ringan murah terjangkau, mudah dan cepat

Kredit Pinjaman Dana Tunai Gadai BPKB Mobil Dan Motor

Kredit pinjaman dana tunai gadai BPKB motor dan mobil, BPKB aman, leasing resmi terpercaya, cicilan angsuran ringan murah terjangkau, mudah dan cepat

Kredit Pinjaman Dana Tunai Gadai BPKB Mobil Dan Motor

Kredit pinjaman dana tunai gadai BPKB motor dan mobil, BPKB aman, leasing resmi terpercaya, cicilan angsuran ringan murah terjangkau, mudah dan cepat

Tentang Radana Finance ( HD Finance )

17 06 2014
Awal Berdirinya, Perusahaan ini bernama PT. Indonesia Lease Corporation (Indo Lease) pada 20 September 1972. Dalam perjalanannya, setelah beberapa kali mengalami perubahan nama menjadi PT. Mitra Pradityatama Leasing (1988), PT. Niaga Leasing Corporation (1995), PT. Niaga Leasing (2000), dan PT. Niaga Indovest Finance (2001). Nama HD Finance sendiri dikukuhkan pada tahun 2005 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di kantor Pendaftaraan Perusahaan kota Jakarta Barat pada tanggal 9 Mei 2006.
Pada 10 Mei 2011, HD Finance melakukan penawaran umum saham Perdana/Initial Public Offering (IPO) sebanyak 460 juta lembar saham atau setara 29,87% dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode HDFA.
Pada 8 Maret 2013, PT HD Corpora dan Wealth Paradise Holdings Limited selaku pemegang saham Utama dan mayoritas HD Finance, telah mengalihkan kepada PT Tiara Marga Trakindo 45% saham Perseroan, yang kemudian pada tanggal 22 Mei 2013 PT Tiara Marga Trakindo kembali melakukan pembelian saham Perseroan dari masyarakat hasil penawaran tender wajib (mandatory tender offer) sebesar 11,21%. Saat ini PT Tiara Marga Trakindo merupakan pemegang saham pengendali HD Finance yang memiliki 55% dari jumlah keseluruhan saham yang telah ditempatkan dan disetor.
HD Finance saat ini memiliki kantor pusat di Jakarta dan telah memiliki 31 kantor cabang yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Kegiatan usaha Perusahaan sesuai Anggaran Dasar meliputi Pembiayaan Konsumen, Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, dan Kartu Kredit. Saat ini lebih menititikberatkan pada kegiatan jasa pembiayaan konsumen yang khususnya difokuskan pada pembiayaan kendaraan bermotor roda dua, baik sepeda motor baru maupun sepeda motor bekas. Namun seiring dengan perkembangan bisnis multi finance, kedepannya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengembangan bisnis consumer financing lainnya seperti roda empat dan lain-lain.

Mei 2014, pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) HD Finance di setujui berganti nama menjadi Radana Finance


Sumber: radanafinance.co.id

Gambar - Wallpaper - Logo - Ikon - Kredit Pinjaman Uang Tunai Agunan Gadai BPKB Mobil Dan Motor





Icon - Kredit Pinjaman Dana Uang Tunai Talangan Cepat Mudah Jaminan Agunan Gadai BPKB Motor Dan Mobil - www.dana99.com
Icon - Kredit Pinjaman Dana Uang Tunai Talangan Cepat Mudah Jaminan Agunan Gadai BPKB Motor Dan Mobil - www.dana99.com


dana99.com

Kredit Pinjaman Uang Tunai Agunan Gadai BPKB Mobil Dan Motor

Kredit pinjaman dana uang tunai talangan, agunan jaminan gadai BPKB mobil dan motor, jaminan BPKB aman, leasing resmi dan terpercaya, syarat mudah, angsuran ringan dan terjangkau, proses cepat, aman di cover asuransi
Kredit, Butuh, Pinjaman, Uang, Dana, Talangan, Cash, Tunai, Cepat, Gadai, Agunan, Jaminan, BPKB, Mobil, Motor, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Indonesia, Solusi, Mudah, Murah, Aman, Leaseback

Alasan Utama Pengajuan Kredit Pinjaman Tidak Disetujui

13 06 2014
kredit tanpa agunan ditolak
Mengajukan pinjaman Kredit bukanlah perkara mudah. Walaupun pada prinsipnya ada jaminan, tetapi tetap ada Persyaratan Kredit yang harus dipenuhi. Selain harus memikirkan bank mana yang akan dijadikan tempat peminjaman, banyak faktor-faktor lain yang harus dipikirkan. Seringkali ditemukan kasus di mana calon debitur ditolak pengajuan kreditnya dengan alasan kondisinya yang tidak memungkinkan. Sebenarnya apa yang membuat pengajuan Kredit Pinjaman calon debitur ditolak?
Mari kita bahas.
1.       Kelengkapan dan Verifikasi Dokumen Ini merupakah hal paling dasar yang harus dilakukan calon debitur ketika mengajukan Kredit. Melengkapi persyaratan dokumen pengajuan Kredit seperti mengisi formulir harus dilakukan dengan detil namun tetap realistis. Jangan berlebihan ketika mengisi formulir karena bank akan melakukan cross check terhadap informasi yang Anda berikan dan jika ada data Anda yang dipalsukan, pengajuan Kredit Anda akan langsung ditolak.
Hal sepele lain yang sering menjadi penyebab pengajuan Kredit ditolak adalah verifikasi dokumen. Bank akan melakukan konfirmasi baik nomor kontak Anda, nomor telepon HRD di mana tempat Anda bekerja tapi seringkali bank kesulitan mengkonfirmasi data-data yang diberikan calon debitur karena nomor kontak yang diberikan tidak bisa dihubungi. Mempersiapkan kontak darurat seperti nomor kontak kerabat harus dipertimbangkan jika hal di atas terjadi.
2.       Sejarah Pinjaman Buruk Setelah proses pengajuan Kredit dan pengisian formulir dilakukan calon debitur, pihak bank akan memulai proses verifikasi, salah satunya dengan melacak histori peminjaman calon debitur. Bank bisa melakukan pelacakan atas pinjaman yang pernah Anda lakukan sebelum mengajukan Kredit dengan melihat riwayat pinjaman Anda melalui Bank Indonesia. Terutama bagi pemegang kartu kredit dengan pinjaman yang menumpuk, hal ini akan menjadi pertimbangan bagi bank apakah akan menerima pengajuan Kredit Pinjaman calon debitur atau tidak. Sejarah pembayaran cicilan yang buruk menjadi penting karena jika pembayaran pinjaman macet, hal ini juga berarti bank akan kehilangan sejumlah uang karena cicilan yang macet tersebut. Tentu bank tidak akan mau mengambil risiko dengan menerima pengajuan Kredit Pinjaman dari calon debitur demikian.
3.       Jumlah Pinjaman Besarnya batas Kredit Pinjaman tiap bank berbeda-beda dan hal ini terkadang tidak diketahui oleh calon debitur. Pengajuan pinjaman yang terlalu besar dan melebihi batas yang ditentukan oleh satu bank menjadi faktor pengajuan Kredit Pinjaman ditolak. Jumlah pinjaman juga harus realistis artinya sebanding dengan penghasilan yang didapat oleh calon debitur karena bank akan mengukur apakah calon debitur mampu mengembalikan pinjaman tersebut beserta bunganya.
4.       Tidak Ada Modal Mengajukan Kredit Pinjaman bukan berarti Anda tidak perlu mengeluarkan modal sedikit. Hal itulah yang menjadi dasar mengapa ada peraturan pemberian Down Payment (DP) sebesar 30% dari total harga rumah ataupun mobil. DP 30% ini tidak lantas menjadi milik bank tetapi dibayarkan kepada pengembang perumahan ataupun dealer mobil sebagai bukti bahwa calon debitur serius dengan Kredit Pinjaman yang ia ajukan dan meminimalisir hal yang tidak diinginkan seperti kredit macet. Pada intinya, persiapkanlah modal terlebih dahulu sebelum mengajukan Kredit Pinjaman.
5.       Kategori Tempat Kerja Bagi karyawan yang bekerja pada satu perusahaan, bank akan mempertimbangkan tempat di mana Anda bekerja. Ada beberapa calon debitur yang jenis pekerjaan dan industrinya  cukup berisiko menurut versi bank jika diluluskan pengajuan kreditnya. Pihak bank akan mempertimbangkan apakah dengan penghasilan calon debitur yang sekarang, ia akan mampu mengembalikan cicilan pinjaman beserta bunganya. Tentunya hal ini cukup beralasan, karena situasi ekonomi yang tidak menentu membuat bank menjadi ekstra hati-hati dalam pengajuan kredit pinjaman. Ada baiknya calon debitur mengkonfirmasi mengenai kategori ini, karena tiap-tiap bank memiliki peraturan sendiri mengenai pengajuan Kredit Pinjaman.
Hal terbaik yang bisa dilakukan calon debitur adalah mengadakan survei terlebih dahulu mengenai pihak bank yang rencananya akan dijadikan tempat pengajuan Kredit Pinjaman. Persiapkan perlengkapan syarat-syarat untuk mengajukan Kredit Pinjaman dan isilah data formulir apa adanya sesuai dengan kondisi ekonomi Anda sebenarnya.

Sumber: imoney.co.id

 

Back To Top - Kembali Ke Atas